Jumat, 18 Januari 2008

Profil YABIMA


YABIMA berdiri sejak 1989 di Metro – Lampung. Misi Yabima adalah untuk menguatkan organisasi rakyat agar mereka dapat mengelola berbagai sumber daya di sekitar mereka dan mengungkap Nilai-nilai komunitas untuk kemandirian yang holistik.

Yabima dimandatkan bekerja di Lampung, Jambi, Palembang dan Bengkulu. Visi Yabima untuk komunitas di wilayah itu adalah meningkatnya pendapatan kaum tani melalui integrasi pertanian - peternakan dan meningkatnya partisipasi mereka dalam pemerintahan daerah.

Nilai-nilai yang hendak dibangun dalam strategi dan tata kelola program yang ada di masyarakat adalah: Asketisme untuk berbagi, Keadilan yang Berpihak, Spiritualitas, Pendidikan, Keadilan Gender, Penguatan Organisasi Rakyat, Lembaga Keuangan Lokal, Dialong untuk Partisipasi, Sensitif Etnis, Akuntabilitas.

Isu-isu Strategi yang dikelola:
· Meningkatkan integrasi pertanian dan peternakan bagi petani lahan sempit
· Menguatkan kapasitas organisasi seraya mendorong nilai-nilai Yabima
· Meningkatkan Partisipasi kaum tani dalam Otonomi Daerah & Land Reform

Saat ini Yabima mendampingi 40 Kelompok Tani di Lampung, 16 kelompok tani di Air Sugihan – Palembang, 3 Organisasi Petani (Serikat, Koalisi), dengan lebih kurang 2.ooo keluarga.

1. Meningkat Pendapatan Petani dengan Agroecology
2. Meningkat Kapasitas ORganisasi untuk kemandirian dan keberlanjutan
3. Meningkat Partisipasi dalam Otonomi Daerah & Land Reform

ISU-ISU KONKRIT YANG DITUANGKAN DALAM OUTPUT 2007 – 2010

  1. OBM mengakses dukungan dari pemerintah/lembaga/koperasi
  2. Manajemen Administrasi OBM dan pembukuan accountable
  3. Beragam usaha bersama OBM dan meningkat ketersediaan modal
  4. Buat pupuk organic dan praktek pertanian rendah asupan dari luar
  5. Pertanian dan limbahnya jadi pakan alternatif ternak
  6. OBM sadar dengan sistem pertanian berkelanjutan
  7. Anggota OBM memelihara ternak sebagai usaha produktif
  8. Ada jaringan pemasaran untuk hasil peternakan & pertanian
  9. Ada konsumen strategis bagi hasil tani dgn harga yang adil
  10. Produksi organis dan produksi olahan dengan kualitas cukup
  11. Meningkat CB & Kemandirian Organisasi Rakyat / OBM / Koperasi
  12. OBM memiliki Strategic Planning untuk 3 tahun berdasar Nilai
  13. OBM-OBM berpartisipasi dalam proses perencanaan pembangunan Desa
  14. Memiliki sistem informasi yang cepat & tepat bagi perjuangan mereka
  15. Anggota OBM sadar hak-hak EKOSOB
  16. Partisipasi sumberdaya OBM terhadap Koalisi, Serikat, Gabungan Tani
  17. Pimpinan OR tahu Land Reform & mau mendorong Reforma Agraria
  18. Organisasi mampu mengokupasi / reclaiming lahan

Jajaran Pembina, Pengurus, dan Staf YABIMA


Pembina
Pdt. Bambang Semedhi, S.Th
Pdt. Purwadi Pranotohadi, S.Th
Vierda Budi

Pengurus
Ketua

Pdt. Riyadi Basuki, S.Si

Sekretaris
Pdt. Kus Aprianto, S.Si

Bendahara
Yudo Rusmono

Anggota
Pdt. Kardinah Isa Anggraini, S.Si
Pdt. Surahmat Hadi
Pdt. Dermawan Ginting Suka
Dra. Nanik Sri Haryani

Direktur:
D’Karlo Purba

Manager Program
Pinarno Adi (Sosial Ekonomi), Juvent Rittar (Advocacy),

Manager Keuangan
Sussana Magiyuani

Staff
Ester Lestarinigsih, Solihin, Irwan Krisnanta, Ireng Laras Tuti, Resman Sidauruk, Oki Hajiansyah, Muhhamad Tohir, Ade Novita

KEGIATAN-KEGIATAN UTAMA



1. Fasilitasi & Konsultasi Renstra organisasi berbasis nilai
2. Membangun Sistem Informasi untuk Petani
3. Sekolah Lapang untuk Pertanian Berkelanjutan
4. Pendidikan & Pelatihan untuk produktifitas ternak
5. Fasilitasi Revolving Ternak & Pinjaman Modal Usaha Tani
6. Penyadartahuan Otonomi Daerah dan Land Reform
7. Monitoring, Konsultasi dan Evaluasi